Tampilkan postingan dengan label BIOGRAPHY TOKOH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIOGRAPHY TOKOH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 April 2013

BIOGRAPHY SINGKAT - CHARLIE CHAPLIN



Sudah pernahkah anda mendengar atau tahu mengenai Charlie Chaplin, ia merupakan actor komedi dalam era film hitam putih. Bernama lengkap Sir Charles Spencer Chaplin, Jr. KBE dilahirkan di London tgl. 16 April 1889.
Dibesarkan didalam keluarga seniman,ayah dan ibunya merupakan artis penghibur dalam pertunjukan komedi. Darah seni mengalir dalam dirinya namun nasib malang hadir dalam hidupnya.Pada usia 3 tahun kedua orangtuanya memutuskan untuk bercerai dan setelah menginjak usia 12 tahun ayahnya meninggal serta tidak lama ibunya masuk ke dalam rumah sakit jiwa.Akhirnya bersama dengan saudaranya dia tinggal dalam penampungan orang miskin dan memcoba untuk bertahan hidup dengan meneruskan pekerjaan orang tuanya menjadi artis pertunjukan Komedi Music Hall.
Bakat akting alami yang bagus antara dia dan saudaranya membawa mereka semakin sering tampil di atas panggung. Pada tahun 1910 dia mulai ikut pertunjukan keliling di Amerika dibawah asuhan Fred Karno.Kemudian di akhir tahun 1913 seorang produser film terkesan dengan acting chaplin dan kemudian menawarinya kontrak untuk bermain film.dari hal ini banyak karya seni film – film Charlie chaplin yang fenomenal hingga kini salah satunya the Tramp ( Gelandangan ).
Hingga kini Charlie chaplin dikenal dengan salah satu pemeran film terkenal dalam sejarah film Hollywood sekaligus sutradara yang sukses. Serta dari Aktingnya yang baik menjadikannya artis pantomime dan badut yang sering dijadikan panutan dalam bidang yang sama.  .
Dengan Kehidupan Chaplin yang penuh dengan pasang surut, mulai dari masa kecil yang dibalut kemiskinan, hingga tiba di puncak ketenaran bintang Hollywood sekaligus simbol budaya. Hingga Kehidupan pribadinya yang gemerlap mengundang banyak sanjungan sekaligus kontroversi dari berbagai kalangan kala itu.Beliau terus berkarya hingga meninggal pada usia 88 tahun di Swiss pada tanggal 25 Desember 1977.Perjuangan hidup dan kerja kerasnya patut untuk kita teladani.(Fra)

Sumber data :
a. www.wikipedia.org ( Eksiklopedia bebas )


Baca Selengkapnya »»  

Rabu, 16 Januari 2013

JENDERAL SOEDIRMAN


Salah satu Pahlawan Nasional Indonesia, beliau dikenal masyarakat dengan nama Jenderal Soedirman atau Jenderal Besar TNI Anumerta Raden Soedirman. Beliau dilahirkan di Bodas Karangjati ,Purbalingga – Jawa Tengah pada 24 Januari 1916. Lahir dari pasangan Karsid Kartawiraji dan Siyem.

Pada akhir Tahun 1916, beliau tumbuh menjadi siswa yang rajin dan aktif dalam keorganisasian. Ketika itu beliau sudah menunjukkan kemampuan sebagai seorang pemimpin dan juga dihormati di masyarakat karena taat pada agama (Islam). Setelah keluar dari Sekolah, beliau menjadi seorang guru di Sekolah Rakyat milik Muhammadiyah pada tahun 1936, karena prestasi beliau akhirnya beliau diangkat menjadi Kepala Sekolah.selain itu beliau juga menjadi pemimpin organisasi Pemuda Muhammadiyah pada tahun 1937.

Pada tahun 1942 ketika Jepang menduduki Indonesia,beliau tetap mengajar dan baru pada tahun 1944 beliau bergabung dengan Pembela Tanah Air (PETA) yang disupport oleh Jepang dan beliau menjadi pemimpin Batalyon di Banyumas. Semasa aktif di PETA beliau berhasil menghentikan pemberontakan oleh anggota PETA yang lain dan akhirnya beliau ditahan di Bogor.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 , Beliau dan tahanan lain melarikan diri dan pergi ke Jakarta,disana beliau bertemu dengan Presiden Soekarno.Kemudian Beliau berperan serta dalam pendirian salah satu cabang Badan Keamanan Rakyat dan beliau ditugaskan untuk mengurus penyerahan prajurit jepang di Banyumas. Dengan merampas senjata dari Jepang, pasukan yang dipimpin Soedirman dijadikan bagian dari Divisi V 20 Oktober oleh panglima sementara Oerip Soemohardjo; Soedirman dijadikan panglima dari divisi tersebut.

Pada tanggal 12 November 1945, Beliau terpilih dalam suatu pemilihan Panglima Besar TKR yang diadakan di Yogyakarta. Saat menunggu konfirmasi, Beliau memimpin suatu serangan terhadap pasukan Sekutu di Ambarawa. Keterlibatannya dalam Palagan Ambarawa membuat beliau mulai dikenal di masyarakat luas. Ia akhirnya dikonfirmasikan sebagai panglima besar pada tanggal 18 Desember. Dalam tiga tahun berikutnya Soedirman menyaksikan ketidakberhasilan negosiasi dengan pasukan kolonial Belanda, pertama setelah Persetujuan Linggajati lalu setelah Persetujuan Renville—yang mengakibatkan Indonesia harus menyerahkan wilayah yang diambil oleh Belanda pada Agresi Militer I. dan juga menghadapi pemberontakan dari dalam, termasuk suatu percobaan kudeta pada tahun 1948. Menjelang kematiannya, Beliau menyalahkan hal-hal ini sebagai penyebab penyakit tuberculosisnya; karena infeksi tersebut, paru-parunya yang kanan dikempeskan pada bulan November 1948.

Pada tanggal 19 Desember 1948, beberapa hari setelah Beliau pulang dari rumah sakit, pemerintah Belanda meluncurkan Agresi Militer II, suatu usaha untuk menduduki ibu kota di Yogyakarta. Meskipun banyak pejabat politik mengungsi ke kraton, Beliau bersama sejumlah pasukan dan dokter pribadinya menuju ke arah selatan dan melakukan perlawanan gerilya sepanjang tujuh bulan. Awalnya mereka diikuti pasukan Belanda, tetapi akhirnya mereka berhasil kabur dan mendirikan markas sementara di Sobo, dekat Gunung Lawu. Di Sobo ia dan pasukannya menyiapkan Serangan Umum 1 Maret 1949, yang akhirnya dipimpin Letnan Kolonel Suharto. Setelah Belanda mulai mengundurkan diri, pada bulan Juli 1949, Beliau dipanggil kembali ke Yogyakarta. Meskipun ia hendak mengejar pasukan Belanda, ia dilarang oleh Soekarno. Karena kelelahan setelah berbulan-bulan bergerilya, tuberculosis Beliau tumbuh lagi; akibatnya ia pergi ke Magelang untuk beristirahat. Ia meninggal kurang lebih satu bulan setelah Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia. Sekarang Beliau dikuburkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara di Yogyakarta.

Rakyat Indonesia berduka cita setelah kematian Jenderal Soedirman; bendera dikibarkan setengah tiang di seluruh Nusantara dan ribuan orang mengikuti pemakamannya. Sampai sekarang Beliau sangat disegani di Indonesia. Perang gerilyanya dianggap sebagai asal usul semangat Tentara Nasional Indonesia, termasuk perjalannya yang sepanjang 100 kilometer harus ditempuh oleh kadet Indonesia sebelum mereka lulus dari Akademi Militer. Gambar Jenderal Soedirman ditampilkan pada uang kertas Rupiah keluaran 1968, dan namanya diabadikan di banyak jalan, museum, dan monumen. Pada tanggal 10 Desember 1964 ia dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

disadur dari : www.wikipedia.org
Baca Selengkapnya »»  

BUNG TOMO


Beliau bernama Soetomo dilahirkan di kampung blauran -Surabaya pada 3 Oktober 1920 dan lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Bung Tomo, beliau sangat berperan dalam membangkitkan semangat rakyat untuk melawan kembali penjajahan Belanda.  

Pada masa mudanya ,Beliau diajarkan untuk sangat menghargai pendidikan dan beliau suka bekerja keras.Setelah meninggalkan pendidikan di MULP beliau melanjutkan ke HBS dan kemudian bergabung ke BBI ( Kepanduan Bangsa Indonesia). Pada Usia ke 17 , beliau telah berhasil dan dikenal mencapai peringkat Pandu Garuda di masa pendudukan Hindia Belanda. Beliau pernah juga mengeluti dunia Jurnalistik dan juga bergabung dengan sejumlah kelompok poliitk dan sosial.Pada tahun 1944 beliau terpilih menjadi anggota Geraka Rakyat Baru yang disupport oleh Jepang namun nama beliau baru dikenang ketika terjadi serangan Tentara NICA ke Surabaya pada Oktober dan November 1945, ketika itu beliau berusaha menggerakkan dan membangkitkan semangat rakyat Surabaya dengan suara penuh semangat di siaran – siaran radionya.

Pada Akhir Tahun 1950, beliau sempat menggeluti Pangung Politik, serta pernah mejabat sebagai menjabat Menteri Negara Urusan Bekas Pejuang Bersenjata/Veteran sekaligus Menteri Sosial Ad Interim pada 1955-1956 di era Kabinet Perdana Menteri Burhanuddin Harahap. Bung Tomo juga tercatat sebagai anggota DPR pada 1956-1959 yang mewakili Partai Rakyat Indonesia.

Pada 7 Oktober 1981 beliau meninggal dunia di Padang Arafah ketika sedang menunaikan ibadah haji.Jenazah beliau dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Ngagel di Surabaya.Gelar Pahlawan nasional diberikan Pemerintah pada 9 November 2007 untuk Bung Tomo.

 Disadur dari : www.wikipedia.org
Baca Selengkapnya »»  

Jumat, 14 Desember 2012

BUNG KARNO



Presiden pertama Republik Indonesia Dr.(HC) Ir. Soekarno atau lebih kita kenal dengan sebutan Bung Karno. Beliau lahir di Surabaya,6 Juni 1901 dengan nama Koesno Sosrodihardjo, lahir dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai.

Beliau bersekolah pertamakali di  Tulungagung dan kemudian pindah ke Eerste Inlandse School di Mojokerto,kemudian pada Juni 1911 beliau dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkan diterima di Hoogere Burger School (HBS) di Surabaya dan kemudian beliau dipersilahkan tinggal di kediaman teman ayahnya yang bernama H.O.S Tjokroaminoto. Pada masa itu beliau Aktif dalam kegiatan organisasi pemuda Tri Koro Darmo yang murapakan bagian dari Organisasi Budi Utomo dan kemudian diganti menjadi Jong Java ( Pemuda Jawa ) pada 1918. Selain itu juga beliau aktif menulis di harian “ Oetosan India”. Setelah tamat dari HBS pada bulan Juli 1921 , Beliau melanjutkan ke Technische Hoogeschool te Bandoeng ( sekarang ITB ) dengan jurusan Teknik Sipil dan dinyatakan Lulus ujian Insinyur pada tahun 25 Mei 1926. Saat di Bandung Beliau tinggal di kediaman Haji Sanusi yang merupakan kerabat dari H.O.S Tjokroaminoto dan salah satu anggota Sarekat Islam, beliau juga berinteraksi dengan Ki Hajar Dewantara, Tjipti Mangunkusumo, dan Dr. Douwes Dekker.
 
Setelah Pasukan Jepang menyerah dan tentara sekutu belum tiba pada Tahun 1945 tepatnya pada Tanggal 17 Agustus Beliau menetapkan hari tsb sebagai Hari Kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia dan esoknya Tgl. 18 Agustus Beliau dan Bpk. Moh. Hatta diangkat oleh PPKI menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Dalam masa pemerintahan Beliau banyak gagasan gagasan penting telah beliau sampaikan baik di dalam negeri maupun di dunia internasional. Ketidakadilan badan – badan dunia internasional dalam penyelesaian konflik memicu keprihatian beliau maka bersama berapa Presiden yaitu : Joseph Bros Tito ( Yugosulavia ) , Gamal Abdel Naseer ( Mesir ) , Moh. Ali Jinnah ( Pakistan), U Nu ( Birma) dan Jawaharlal Nehru ( India ) mengadakan Konferensi Asia Afrika yang membuahkan Gerakan Non Blok.

Kesehatan Beliau mulai menurun pada Agustus 1965 dan sempat mengalami perawatan di Wina , Austria tahun 1961 dan 1964. setelah bertahan selama 5 Tahun Beliau akhirnya meninggal pada hari Minggu 21 Juni 1970 di RSPAD ( Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat ) Gatot Subroto - Jakarta.

Demikian Biography singkat yang dapat saya tuliskan, apabila ada hal yang kurang saya mohon maaf. Terima kasih atas Perjuangan dan Jasa – Jasa Beliau pada Bangsa Indonesia, Sampaikapanpun kami tidak akan pernah melupakanmu…BUNG KARNO.

 


Disadur dari sumber : www.wikipedia.org
Baca Selengkapnya »»